Friday, May 20, 2016

Cara pembibitan merpati yang benar

1.Keutamaan Berternak  Merpati
Merpati atau burung dara sejak dahulu telah dimanfaatkan sebagai penghasil daging , selain untuk lomba .
Ini trik dan cara memelihara burung merpati yang benar:


a.Pemilihan bibit
Pemeliharaan merpati dapat dibagi menjadi 3,yaitu pameran,produksi daging dan penampilan.Kriteria yang ditekankan dalam pemeliharan bibit yaitu jumlah anak merpati yang montok, sehat dalam jangka waktu yang lama , tegar dan tahan penyakit.

b.Kandang
kandang merpati ada 2 macam , yaitu kandang pasangan tunggal(single pair) dan kandang pasangan ganda(multiple pair). Sebaiknya juga kandang diletakkan ditempat yang tinggi dari permukaan tanah ,terlindung angin,hujan,serta predator(pemangsa).Kandang juga harus bersih dan kering.

c.Pakan
susunan pakan terdiri atas jagung 35%,kacang kapri 22,7%,gandum 19,8%,dan milo 18%.Konsumsi biji-bijian sekitar 100-150g.Frekunsi pemberian makan bias dilakukan dua kali sehari yaitu pagi dan sore hari.

d.Penyakit
kelompok merpati yang padat dan kotor memungkinkan adanya parasit,seperti kutu dan kuman. Pakan yang basi, kondisi kandang yang pengap, dan kurang sinar matahari yang masuk kedalam kandang menyebabkan gangguan penyakit.

e.Panen
Jika dipelihara untuk diambil daging,merpati bias dipanen pada umur 25-28 hari. Pemanenan baru bias dilakukan jika pada bagian bawah sayap dan badan telah tumbuh bulu-bulu jarum. Jika belum lengkap,pemotongan dapat ditunda skitar 2 hari kemudian.

3.Pembibitan
Induk dan pejantan yang dipilih semestinya memiliki kriteria sebagai berikut:
a)harus mempunyai semangat kawin yang sangat tinggi.
b)penjantan ikut membuat sarang,mengerami telur, dan membesarkan anaknya yang baru menetas.
c)umur kawin pertama terjadi pada 5-8 bulan.
d)Produksi telur puncak terjadi pada umur 12-18 bulan dan bertahan sampai 2-3 tahun.

Bila selama produksi setahun tidak menghasilkan 12 anak , sudah tidak dapat disebut produksi komersial.

0 comments:

Post a Comment