1.Keutamaan
Berternak Merpati
Merpati atau
burung dara sejak dahulu telah dimanfaatkan sebagai penghasil daging , selain
untuk lomba .
a.Pemilihan
bibit
Pemeliharaan
merpati dapat dibagi menjadi 3,yaitu pameran,produksi daging dan
penampilan.Kriteria yang ditekankan dalam pemeliharan bibit yaitu jumlah anak
merpati yang montok, sehat dalam jangka waktu yang lama , tegar dan tahan
penyakit.
b.Kandang
kandang
merpati ada 2 macam , yaitu kandang pasangan tunggal(single pair) dan kandang
pasangan ganda(multiple pair). Sebaiknya juga kandang diletakkan ditempat yang
tinggi dari permukaan tanah ,terlindung angin,hujan,serta
predator(pemangsa).Kandang juga harus bersih dan kering.
c.Pakan
susunan
pakan terdiri atas jagung 35%,kacang kapri 22,7%,gandum 19,8%,dan milo
18%.Konsumsi biji-bijian sekitar 100-150g.Frekunsi pemberian makan bias
dilakukan dua kali sehari yaitu pagi dan sore hari.
d.Penyakit
kelompok
merpati yang padat dan kotor memungkinkan adanya parasit,seperti kutu dan
kuman. Pakan yang basi, kondisi kandang yang pengap, dan kurang sinar matahari
yang masuk kedalam kandang menyebabkan gangguan penyakit.
e.Panen
Jika
dipelihara untuk diambil daging,merpati bias dipanen pada umur 25-28 hari.
Pemanenan baru bias dilakukan jika pada bagian bawah sayap dan badan telah
tumbuh bulu-bulu jarum. Jika belum lengkap,pemotongan dapat ditunda skitar 2
hari kemudian.
3.Pembibitan
Induk dan
pejantan yang dipilih semestinya memiliki kriteria sebagai berikut:
a)harus
mempunyai semangat kawin yang sangat tinggi.
b)penjantan
ikut membuat sarang,mengerami telur, dan membesarkan anaknya yang baru menetas.
c)umur kawin
pertama terjadi pada 5-8 bulan.
d)Produksi
telur puncak terjadi pada umur 12-18 bulan dan bertahan sampai 2-3 tahun.
Bila selama
produksi setahun tidak menghasilkan 12 anak , sudah tidak dapat disebut
produksi komersial.







0 comments:
Post a Comment